Meliana Syawalia Blog

Sosial Media Marketing Via TikTok Ads

SOCIAL MEDIA MARKETING VIA TIKTOK ADS

Di tahun 2020 ini siapa yang tak mengenal aplikasi Tiktok? Platform yang mulai didirikan tahun 2016 ini benar-benar menjadi platform media sosial favorit millenial pada saat ini. Dengan dibekali fitur unggah video berdurasi 15 detik, lengkap dengan fitur-fitur tambahannya untuk mengedit video seperti filter, musik latar, maupun beragam teks, platform media sosial yang satu ini dirasa seperti ladang emas bagi para digital marketers untuk melakukan kegiatan digital marketing mereka via strategi social media marketing.

Tiktok pun pada akhirnya mengembangkan program periklanannya sendiri yang diberi nama Tiktok Ads. Jenis advertising yang satu ini mengandalkan kekuatan video yang di design sedemikian rupa oleh para digital marketers guna meng-gaet para target konsumen sebanyak mungkin, sehingga dapat menghasilkan output yang sesuai dengan goals para pelaku usaha/pebisnis itu sendiri. Cara mendaftarnya pun cukup mudah, pengiklan hanya cukup mengunjungi situs resmi Tiktok Ads itu sendiri lalu klik button “Create an Ad” yang berarti buat sebuah iklan, lalu pengiklan atau digital marketers tinggal mengikuti saja step-by-step yang diarahkan oleh fitur Tiktok Ads tersebut.

Kita semua sudah tahu bahwa terdapat platform media sosial berbasis video lainnya yang bisa dikatakan sangat terkenal dan cukup “berat” sebagai platform pesaing, sebut saja platform Instagram dan Youtube. Namun untuk platform media sosial yang satu ini, Tiktok Ads, baik pengguna/target konsumen maupun pengiklan/digital marketers seperti diberikan “angin segar” dalam metode marketing via media sosial. Hal ini bisa kita lihat bersama di dalam perkembangan dari segala jenis kegiatan marketing yang dilakukan di platform Tiktok Ads ini.

Adapun jenis iklan yang ditawarkan pihak Tiktok bagi para pengiklan untuk memasarkan produknya adalah sebagai berikut:

  • In-feed Video

Adalah jenis iklan Tiktok yang penempatannya di bagian bawah video tampilan Tiktok. Dikarenakan harga dari iklan ini yang cukup terjangkau, biasanya para pengiklan dan digital marketers menggunakan jenis iklan ini untuk memasarkan produk/jasanya.

  • Brand Takeover

Cara kerja dari jenis iklan ini yaitu dengan mengambil alih keseluruhan layar tampilan Tiktok dari penggunanya dalam waktu beberapa detik sejak awal pembukaan aplikasi, sebelum akhirnya tampilan tersebut hilang dan berubah menjadi jenis iklan in-feed videos.

  • Hashtag Challenge

Hashtag challenge adalah jenis iklan Tiktok yang akan muncul di halaman Discovery. Biasanya iklan ini cenderung mendorong keinginan para target konsumen untuk melakukan tantangan/challenge yang sedang terjadi/happening. Jenis iklan ini cukup baik untuk dimanfaatkan para digital marketer sebagai alat marketing mereka.

Itulah beberapa jenis iklan yang umum tersedia dari fitur Tiktok Advertising. Dilihat dari fitur-fitur serta penjelasannya, pastinya akan muncul beberapa kekurangan maupun kelebihan dari strategi social media marketing melalui Tiktok Ads ini. Keuntungan yang bisa didapatkan dari para pengiklan/pelaku usaha yang menggunakan strategi digital marketing melalui platform ini yaitu pastinya jangkauan target konsumen yang sangat luas (mengingat pengguna aktif/Tiktokers saat ini menembus angka 800 juta per bulan, dilansir dari situs Hootsuite), serta kegiatan pemasaran yang bisa dikatakan effortless namun tetap menarik perhatian target konsumen, karena pengiklan cukup membuat konten video dengan durasi yang sangat pendek yaitu kurang lebih 15 detik saja.

Sedangkan kelemahan yang mungkin bisa didapatkan oleh para pelaku usaha jika memanfaatkan fitur Tiktok Ads ini mungkin tergolong minor, yaitu kurang terjangkaunya target konsumen yang berusia lebih dewasa (seperti angkatan orang tua) dikarenakan ketidak-tahuan mereka dalam mengakses aplikasi Tiktok tersebut atau bahkan belum mengenalnya sama sekali, mengingat Tiktok sendiri memang memiliki target konsumen loyal yang mayoritas adalah generasi Z dengan rentang tahun kelahiran 1998 – 2010, meskipun banyak juga penggunanya yang datang dari generasi Y atau generasi milenium, yaitu generasi dengan rentang kelahiran 1 langkah lebih mundur dari generasi Z.

Jadi,Sosial Media Marketing Via TikTok Ads sangat berpengaruh pada saat ini di karenakan banyak nya kalangan muda atau generasi Z .Banyak saya lihat di TikTok brand-brand besar seperti Tokopedia contohnya  dia menggunakan TikTok Ads ini untuk strategia sosial media marketing nya.

meliana

Recent posts

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed