Liana Digital

Pengertian Website Pemasaran Landing Page

Landing Page 

Landing page adalah halaman yang didesain khusus, untuk kebutuhan marketing suatu brand perusahaan. Halaman inilah yang akan ditampilkan kepada pengunjung dari hasil pencarian berbayar, sudah banyak perusahaan memanfaatkan strategi ini dalam pemasarannya.

Akan sangat disayangkan jika Anda tidak menggunakan strategi ini, sebab pebisnis bisa mendapat banyak manfaat melalui landing page. Banyak orang seringkali keliru, mengenai perbedaan antara landing page dengan homepage.

Homepage merupakan beranda pada sebuah website, fungsi dari homepage juga lebih umum yaitu menarik perhatian pengunjung untuk mengakses website Anda. Sedangkan landing page bisa diibaratkan sebagai ruang khusus pada sebuah website, dan memiliki fungsi lebih spesifik.

Landing page juga sudah di gunakan oleh banyak perusahaan ternama. Sehingga bagi Anda yang baru menjalankan sebuah bisnis, sebaiknya segera beradaptasi dengan kompetitor lainnya,agar tidak kalah dalam persaingan bisnis.

Website Pemasaran Landing Page 

Website memang sudah menjadi suatu kebutuhan bisnis bagi setiap perusahaan, saat ini website tidak hanya berguna untuk mengenalkan produk ke pengunjung secara luas. Namun jika Anda bisa memanfaatkannya secara maksimal, tingkat penjualan juga dapat meningkat pesat.

Semakin berkembangnya dunia teknologi, memang membuat kita tersadar bahwa banyak sekali peluang bisa Anda manfaatkan dengan baik, dan nantinya akan berpengaruh positif pada perkembangan bisnis.

Di mana website ini memungkinkan Anda untuk menarik perhatian pengunjung secara langsung. Dengan mendapatkan informasi lalu di gunakan untuk menawarkan berbagai promosi menarik agar mereka bisa menjadi konsumen.

Landing page adalah sebuah website khusus, yang di rancang dengan tujuan memaksimalkan pemasaran melalui media digital. Bagi Anda yang menjalankan bisnis secara online.

Dengan desain pada halaman website tersebut, konsumen akan lebih fokus dalam menjalankan transaksinya. Karena memang di rancang khusus minim di straksi agar setiap pengunjung memiliki jalan khusus dalam mengakses produk atau jasa yang ingin di beli.

Keberadaan landing page tentu saja berpengaruh pada kemajuan perusahaan, memang tidak semua perusahaan langsung memahami cara kerja website ini. Maka akan lebih baik, jika Anda mengenal lebih jauh apa saja komponen yang terdapat.

Komponen yang Termasuk ke dalam Landing Page

Jika membahas mengenai manfaat ini, di jamin Anda akan langsung tertarik untuk menggunakan strategi pemasaran ini. Marketing memang menjadi salah satu cara ampuh, bagi perusahaan menarik perhatian pelanggan dengan memperkenalkan brandnya.

1. Hero Image

Hero image berperan dalam menentukan kesan konsumen, ketika mereka pertama kali mengakses website pebisnis. Kesan pertama tentunya sangat penting bagi konsumen, jika gagal dalam menarik perhatian, maka bisa saja konsumen tidak akan kembali mengakses situs Anda.

Pastikan bahwa Anda memilih gambar yang tepat dan sesuai, untuk mempresentasikan produk atau layanan yang di sediakan. Kami sarankan bagi Anda untuk menggunakan gambar full screen di dalam website, karena berpotensi meningkatkan conversion rate.

2. Social Proof

Komponen berikutnya pada landing page adalah social proof, menjadi salah satu penyusun struktur dengan peran cukup penting.

Social proof menunjukkan bagaimana komentar pelanggan, atas jasa atau produk yang telah mereka gunakan. Biasanya calon konsumen akan lebih tertarik, jika melihat secara langsung komentar atau kesan dari pelanggan sebelumnya.

Contoh lain dari social proof adalah studi kasus, logo perusahaan yang pernah bekerja sama, review score dari situs lain atau video interview.

3. Unique Selling Proposition

Di singkat menjadi USP, merupakan pembeda antara bisnis Anda dengan bisnis pesaing. Pamerkan USP secara menarik dengan menentukan headline, serta hal pertama seperti apa yang mampu menarik perhatian pengunjung agar dapat mengakses website Anda.

Pastikan bahwa penggunaan headline, di lengkapi dengan supporting headline yang berguna untuk memperjelas poin yang ingin di sampaikan. Anda juga bisa menambahkan reinforcing statement, agar pendeskripsian USP Anda menjadi lebih baik.

4. Conversion Goal

Komponen selanjutnya pada landing page adalah conversion goals, biasanya di kemas dengan call to action menarik, dan akan mengarahkan pengunjung dalam melakukan aksi yang Anda inginkan, misalnya meninggalkan database pelanggan, melakukan pembelian atau free trial.

Hal terpenting adalah satu conversion goal saja. Sehingga konsumen tidak mudah terganggu dengan adanya dua atau lebih hal yang harus di lakukan.

Ketika membahas mengenai landing page, maka Anda akan langsung tertuju pada komponen apa saja yang berada di dalamnya. Serta yang membedakannya dengan landing page adalah fungsi pada masing-masing tipe website.

meliana

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed